Prilaku Pengguna Jasa layanan Perpustakaan
Prilaku
Pengguna Jasa layanan Perpustakaan
Menurut
Schiffman dan Kanuh, istilah prilaku konsumen merujuk kepada prilaku yang
diperlihatkan oleh konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi,
dan menghabiskan suatu produk barang atau produk jasa yang mereka harapkan akan
dapat memuaskan kebutuhan mereka.[1]
Jemes
F. Engel et. Al berpendapat bahwa: prilaku konsumen didefinisikan sebagai
tindakan-tindakan individu yang secara langsung terlibat dalam usaha memperoleh
dan menggunakan barang-barang jasa ekonomi termasuk peroses pengambilan
keputusan yang mendahului dan menentukan tindakan tindakan tersebut.[2]
Gerald Zaldman dan Melanie Wallendorf menjelaskan:
prilaku konsumen adalah tindakan-tidakan, proses, dan hubungan sosoial yang
dilakukan individu, kelompok, dan organisisiai dalam mendapatkan, menggunakan
suatu produk atau lainnya sebagai suatu akibat dari suatu pengalamannya dengan
produk, pelaynan, dan lainnya.[3]
Keberhasilan kegiatan pemasaran suatu perusahaan atau suatu layana jasa sangat
ditentukan oleh kemampuan perusahaan atau suatu layanan jasa itu menyelami
presepsi para pembeli atau konsumen, sehingga dapat diketahui mengapa konsumen
membeli atau menggunakan jasa yang kita tawarkan bukan membeli merek produk
yang lain.[4]
Berdasarkan teori pisikologi ada beberapa perilaku
konsumen saat membeli produk atau penggunaan jasa yang ditawarkan oleh
perusahaan sebagai berikut:
a. Teori
belajar
yang mendasarkan pada empat hal, yaitu dorongan (drive), petunjuk
(clue), tanggapan (response) dan penguatan (reinforcement)
b. Teori
rangsangan-tanggapan menekankan apabila
perodusen ingin memperoleh tanggapan dari konsumen tentang penawarnya,
perodusen tersebut harus selalu melakukan pemasaran terus menerus.
c. Teori
kesadaran yang menyatakan tingkah laku seseorang
ketika membeli produk bukan hanya dari rangsangan saja melainkan berdasarkan
keyakinan, pengalaman, sikap dan kesadaran terhadap produk yang akan
dipilihnya.
d. Teori
bentuk dan bidang yang menyatakan bahwa
tingkah laku produsen merupakan interaksi antara perorangan dan lingkungan
sekitar.
e. Teori
pisikonalitis yang menyatakan bahwa tingkah laku
seseorang dipengaruhi oleh keinginan yang terpaksa dan adanya motif tersembunyi
bagi setiap individu.
[5]
[1]
Susastiro, Prilaku Konsumen …, p. 32
[2]
Sudaryono, Prilaku Konsumen …, p.5
[3]
Sudaryono, Prilaku Konsumen …, p.5
[4]
Sofjan Assauri, Manajemen Pemasaran Dasar
Konsep dan Strategi, ( Depok: Rajawali Pres, 2015,), p.132
[5] Assauri, Manajemen Pemasaran…, p.134


Komentar
Posting Komentar